Drama Perselingkuhan Keluarga Jetset di Manado, Dokter Cantik Adang Mobil Wakil Ketua DPRD Sulut

Drama perselingkuhan keluarga jetset (orang orang petnggi) di Sulawesi Utara menggemparkan warga setempat. Seorang pria politikus papan atas di provinsi tersebut dilaporkan berselingkuh. Padahal istrinya adalah seorang wanita cantik yang berprofesi sebagai dokter, dan wanita tersebut juga anak dari mantan tokoh papan atas partai politik.

Kisah perselingkuhan tersebut menjadi sebuah drama. Michaela Elsiana Paruntu istri James Arthur Kojongian disebut sebut mengadang mobil yang dikendarai suaminya, yang didalamnya dicurigai bersama selingkuhan. Mika sapaan akrab perempuan berlatar belakang dokter ini berasal dari keluarga akademisi. Ayahnya almarhum Prof Dr Joppie Paruntu PhD merupakan Rektor Unsrat dua periode.

Ibunya Jenny J Tumbuan politisi Golkar. Pernah menjadi anggota DPRD Sulut, Ketua DPRD Minsel saat ini sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa Selatan. Michaela Paruntu (Tim Media Center MEP VT) Sang kakak Christiany Eugenia Paruntu (CEP) atau biasa disapa Tetty Paruntu merupakan Bupati Minahasa Selatan (Minsel) sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Sulut.

Saat Pilkada serentak 2020 lalu Tetty mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulut diusung Partai Golkar dan koalisi. Begitu juga Mika, mencalonkan menjadi Bupati Minahasa Selatan. Sayangnya keduanya kalah suara di Pilkada serentak tersebut. James Arthur Kojongian (JAK) sendiri dipercayakan sebagai Ketua Harian Partai Golkar Sulut. Karena keluarga ini bukan sembarangan di Sulawesi Utara, sehingga prahara yang menimpa Keluarga Michaela Elsiana Paruntu ikut menjadi perbincangan kalangan politisi di Sulut.

Mika juga sejak mudanya telah sarat dengan prestasi. Pernah mengikuti kontes putri putrian dan menjadi juara, sehingga adik Bupati Minsel ini dikenal di kalangan dunia model dan putri putrian Sulut. Michaela Elsiana Paruntu juga aktif dalam pelayanan di lingkup Sinode GMIM. Organisasi keagamaan terbesar di Sulawesi Utara. Mika sejak tahun 2018 dipercaya sebagai Ketua Komisi Pelayanan Remaja (KPR) Sinode GMIM

Heboh seorang wanita mengadang laju mobil Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) James Arthur Kojongian. Belakangan diduga wanita itu adalah Michaela Elsiana Paruntu, istri James Arthur sendiri. Gosip perselingkuhan berhembus kencang. Sebab, di dalam mobil itu, Arthur tak sendirian, melainkan bersama wanita idaman lain.

Peristiwa itu sontak jadi perhatian masyarakat. Apalagi rekaman peristiwanya viral di media sosial. Mengenai kehebohan dugaan perselingkuhan itu, James Arthur Kojongian akhirnya buka suara. Dihubungi via pesan whatsaap, Rabu (27/1/2020), ia mengaku khilaf.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada sang istri dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Arthur berjanji memperbaiki kesalahan yang disebutnya sebagai tragedi rumah tangganya. "Saya minta maaf sedalam dalamnya atas peristiwa sedih dan menjadi tragedi dalam bahtera rumah tangga saya," tambahnya.

Nama Angel mendadak menjadi pusat perhatian menyusul viral video seorang wanita mengadang laju mobil Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara James Arthur Kojongian. Banyak yang membincangkan namanya di media sosial. Sebabnya, sosok Angel ini diduga berada di dalam mobil Wakil Ketua DPRD Sulut (Sulawesi Utara) James Arthur Kojongian saat diadang sang istri.

Di media sosial netizen di Sulawesi Utara, berseliweran foto dan video mengenai Angel hingga meme meme kocak. Foto fotonya tersebar dan disandingkan dengan Michaela Paruntu, istri James Arthur Kojongian. Angel ini diketahui memegang salah satu gelar kontes kecantikan di Kota Tomohon.

Sebelumnya, insiden menghebohkan itu terjadi di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Di video pertama terlihat seorang wanita diduga Michaela Paruntu mengadang mobil hingga terseret beberapa meter. Setelah menyeret Michaela Paruntu, mobil pun berhenti.

"Turun ngana (turun kamu), turun," teriak perempuan yang mengadang sambil mobil tetap berjalan menyeretnya. Kejadian ini membuat pengendara lain mendekati mobil. "Turun ngana (turun kamu), kasihan dia. Ini manusia," teriak warga meminta pengemudi mobil itu untuk turun.

Perempuan itu kembali meminta orang yang berada di dalam mobil untuk turun. "Nyanda (tidak), ini perempuan turun dari oto (mobil). Kita pe laki (suami saya) dengan dia pe hugel (selingkuhannya) di dalam. Kita nda mo turun James," teriak perempuan itu. Alan Matindas, warga setempat mengakui melihat langsung kejadian tersebut.

"Waktu itu saya main handpone, tiba tiba terdengar ada perempuan teriak minta tolong. Seketika saya lihat ada motor yang mengadang mobil itu," kata pemuda Asal Tumatangtang 1 ini. "Perempuan itu meminta untuk turun. Tapi mobil itu akan berjalan dan perempuan itu naik di wiper mobil.

Namun mobil itu tetap berjalan dan perempuan itu diseret. Tapi untungnya karena sudah banyak warga yang teriak dan melempar mobil tersebut. Sehingga mobil itu berhenti di depan Gereja St Joseph," ungkap Allan. Saat berhenti, terdengar perempuan itu berteriak agar yang di dalam mobil turun.

Namun mobil tersebut tetap berusaha melarikan diri. DPD I Partai Golkar menonaktifkan James Arthur Kojongian (JAK) dari jabatannya sebagai Ketua Harian Partai Golkar Sulut. "Melihat situasi, kondisi dan pemberitaan di media dan informasi yang berada di masyarakat, Partai Golkar Sulut mengambil sikap menonaktifkan saudara J dari jabatan Ketua Harian," ujar Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Feryando Lamaluta kepada media di ruang serbaguna kantor DPRD Sulut, Rabu (27/01/2021).

Feryando bilang, sikap tersebut diambil partai berlambang beringin itu menyikapi ramainya pemberitaan terkait dugaan pelanggaran etik oleh James beberapa hari terakhir. Raski Mokodompit, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulut menambahkan, keputusan itu diusulkan ke DPP Partai Golkar. "Keputusannya ada di DPP. Nantinya DPP mempertimbangkan usulan dari DPD I Sulut," jelas Feryando yang membidangi organisasi dan kaderisasi.

Dikatakan, keputusan itu diambil setelah melalui rapat terbatas dipimpin Ketua Golkar Sulut, Christiany Eugenia Paruntu atau Tetty Paruntu. Lantas bagaiamana tanggapan James Arthur Kojongian? Ia pribadi menjunjung tinggi keputusan partai terkait penonaktifkannya sebagai ketua harian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *